Kamis, 04 April 2013

Pembentukan Cadangan Klaim


Pembentukan cadangan klain adalah aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk mempersiapkan ketersediaan kemampuan untuk dapat melunasi klaim asuransi. Sebuah perusahaan asuransi harus mampu melakukan kalkulasi terhadap program asuransi yang ditawarkan  dengan segala resikonya.

Sebagi contoh jika sebuah produk asuransi jiwa dengan periode 15 tahun, maka pada periode tertentu perusahaan asuransi akan mengalami masa diamana resiko tertinggi untuk malakukan pembayaran klaim terjadi. Maka pada sebelum masa tersebut perusahaan asuransi harus dapat mempersiapkan keuanganya.




Jika didasrkan pada kasus diatas diamana jangka 10 tahun cicilan dan peserta asuransi tetap hidup, maka pada tahun ke berikutnya akan mendapatkan bunga. Contoh pada tahun ke-12 akan mendapatkan bunga 20% dari UP dan pada tahun  ke-14 akan mendapatkan 30% dari UP maka jika dilihat pada gambar diatas dapat dilihat pada tahun 10-15 perusahaan asuransi harus melakukan management resiko agar dapat menghadapi hal tersebut, karena pada range tahun tersebut banyak peserta asuransi jiwa yang meninggal ( rata2 orang indonesia meninggal pada usia tersereange tahun tersebut didasarkan pada tabel mortalitas) dan perusahan harus memberikan klaim asuransi.

Maka sistem asuransi pada contoh kasus  diatas lebih dikenal sebagai asuransi endowment. Dimana asuransi endowment sendiri ada yang
kelompok/grup ada juga yang personal.

Question !!!!!

Dari kasus diatas apakah rata-rata meninggal pada usia tertentu sudah cukup?  Bagaimana jika terdapat data statistik mortalitas lainya yang mengatakan TIAP 3 TAHUN setidaknya terdapat 1 orang meninggal tidak pada range tahun ke-10-15

Maka perusahaan asuransi juga harus dapat mempersiapkan hal tersebut dengan ilustrsi :




Dari kasus diatas dapat disimpulkan terdapat sejumlah dana yang harus disiapkan  meski tiap tahun mendapatkan dana premi dari nasabah. Maka untuk mempersiapkan dana tersebut perusahaan asuransi
melakukan investasi dengan dana yang tersedia tiap tahunya agar dapat menutup tiap resiko (bayar klaim karena ada yang meninggal )yang mungkin terjadi tiap saat. Grafik mengenai cadangan klaim adalah sebagai berikut :





Kesimpulan

Untuk dapat melakukan perkiraan cadangan klain maka perusahaan infromasi harus  memperhatikan hal-hal berikut ini ;
  1. Rata-rata kematian (asuransi jiwa)
  2. Jumlah peserta asuransi
  3. UP dan premi
  4. Program asuransi yang ditawarkan

 

Rabu, 03 April 2013

Simulasi Perhitungan Cadangan Klaim


Tugas kelompok SIAK (Sistem Informasi Asuransi Keuangan)
anggota:
  1. Abidin Ali, 
  2. Alicia Febriana S, 
  3. Ardisa Pramudhita, 
  4. Meilidyaningtyas C R, 
  5. Prakasita Wigati



Menentukan cadangan klaim


Asuransi Term Life



Probabilitas Kematian : Tabel Mortalita

Jumlah Penduduk : 237.641.326 jiwa (Sumber : BPS 2010)

Usia Kepesertaan : 25 – 65 Tahun (Asumsi)

Usia Rata – rata kepesertaan : 35 Tahun (Asumsi)

Peserta Asuransi : 200 (Asumsi)

Suku Bunga : 6% (Sumber Bank Indonesia)

Usia Resiko : 52 Tahun (Probabilitas Kematian laki-laki + perempuan0,005605)

Periode Asuransi Group Term Life : 10 Tahun

Masa Pertanggungan = 15 Tahun

Uang Pertanggungan = Masa Pertanggungan * Penghasilan bulanan * 12 bulan

Human Life Value = 1520.000.000 * 12

                              = 3.600.000.000,00 / Group

                              = 18.000.000 / Orang



Premi                    = Uang Pertanggungan * Jumlah kematian ((L+P)/2)

                             = 18.000.000 *((179 + 118)/2)

                             = 18.000.000 * 148,5

                             = 2.673.000.000

                             = Hasil Perhitungan / Jumlah Penduduk ((L+P)/2)

                             = 2.673.000.000((96.047 + 97.031)/2 )

                             = 2.673.000.000 / 96539

                             = 27.688 /orang / tahun

                             = 27.688 * 200 = 5.537.600 / group / tahun

Jadi nilai premi asuransi murni (Perhitungan premi didasarkan hanya pada tabel mortalita 2011) = Rp.27.688 per individu per tahun atau Rp 5.537.600 per group per tahun selama 15 tahun.

Sehingga dapat dibuat tabel sebagai berikut:





Asuransi endowment



Probabilitas Kematian : Tabel Mortalita

Jumlah Penduduk : 237.641.326 jiwa (Sumber : BPS 2010)

Usia Kepesertaan : 25 – 65 Tahun (Asumsi)

Usia Rata – rata kepesertaan : 35 Tahun (Asumsi)

Peserta Asuransi : 200 (Asumsi)

Suku Bunga : 6% (Sumber Bank Indonesia)

Usia Resiko : 52 Tahun (Probabilitas Kematian laki-laki + perempuan0,005605)

Periode Asuransi Group Term Life : 15 Tahun

Masa Pertanggungan = 20 Tahun

Uang Pertanggungan = Masa Pertanggungan * Penghasilan bulanan * 12 bulan

Human Life Value = 2020.000.000 * 12

                              = 4.800.000.000,00 / Group

                              = 24.000.000 / Orang



Premi                    = Uang Pertanggungan * Jumlah kematian ((L+P)/2)

                             = 24.000.000 * ((179 + 118)/2)

                             = 24.000.000 * 148,5

                             = 3.564.000.000

                             = Hasil Perhitungan / Jumlah Penduduk ((L+P)/2)

                             = 3.564.000.000((96.047 + 97.031)/2 )

                             = 3.564.000.000 / 96539

                             = 36.918 /orang / tahun

                             = 36.918 * 200 = 7.383.600 / group / tahun



Cadangan klaim:

Risk (Resiko)         : 7.383.600 * 56% = 4.134.816

                                 7.383.600 - 4.134.816 = 3.248.784

Sehingga dapat dibuat tabel sebagai berikut: